Archive for November 2016



LEGENDA BATU NYADI

Pada zaman dahulu hiduplah seorang Kakek yang berasal dari sebuah daerah seberang Desa, Kakek itu berkerja sebagai seorang pedagang Dia berjualan pakaian dan perabotan rumah tangga, Dia berjualan ke kampung yang bernama Lubuk Damai daerah Ketungau Hilir, kakek  tersebut yang berjualan kebutuhan pangan, kakek tersebut hidup bersama dengan istri dan kedua orang cucunya, Dia berjualan menggunakan motor air atau Tambang, Dahulunya nama kampung ini adalah Lubuk hantu pada saat sebelum mengenal masa-masa kemerdekaan, tetapi sekarang karena berkembangnya zaman, dan tidak ada penjajahan di Indonesia ini, nama kampung itu dirubah menjadi kampung Lubuk Damai, dikampung tersebut berjalurkan sungai yang cukup panjang, penduduk-penduduk di daerah tersebut jarang berpergian dengan menggunakan transportasi darat, mereka kebanyakan menggunakan perahu dan motor air, karena identik dengan sungai, diDaerah Desa tersebut banyak terdapat ikan, bisa dikatakan kebanyakan penduduk dari kampung atau desa lain mencari ikan ke daerah itu, dikampung tersebut  juga terdapat sebuah Pohon yang tidak bisa disentuh sedikit pun atau dipegang apalagi sampai ditebang, pohon ini memiliki cerita yang mistik dan sedikit keramat, dari pertama kampung atau desa ini diciptakan pohon tersebut tidak pernah didekati oleh Orang-orang atau penghuni desa, kecuali hanya dilewati begitu saja. perjalanan menuju ke tempat pohon tersebut dari desa Lubuk Damai sekitar satu jam lamanya, tetapi tidak semua orang mengetahui jika pohon tersebut keramat, termasuk dari Daerah lain.Kembali lagi kecerita kakek yang berjualan kebutuhan pangan, kakek hidup bersama dengan istri dan kedua orang cucunya,  Dia berjualan menggunakan motor air atau Tambang, kakek ini hidup bersama dengan istri dan cucunya, tetapi pada saat itu kakek berjualan sendirian, ada sekitar dua jam lamanya perjalan menuju kampung Lubuk Damai, pada hari itu kakek berangkat dengan membawa barang yang luar biasa banyaknya dan disaat Dia sedang dalam perjalanan, Dia merasa lelah dan Dia pun berhenti dengan motor air tersebut, pada saat Dia menghentikan perjalanannya Dia mengikat tali motor nya di sebuah pohon yang tidak bisa disentuh atau pun dipegang oleh orang. Lalu tanpa diduga oleh kakek tersebut,cuaca mulai berubah menjadi gelap dan terun hujan deras disertai dengan petir yang sangat kuat kakek tersebut langsung menjadi batu seketika tepat dibawah pohon tersebut dan sampai sekarang batu itu masih ada dikampung Lubuk Damai dan masyarakat tidak pernah memegang pohon tersebut,karena mereka tahu pohon tersebut tidak bisa dipegang sembarangan, dan diseberang pohon tersebut ada sebuah kampung dikampung tersebut hidup beberapa keluarga disebuah Rumah Panjang dan diantaranya hiduplah seorang nenek,kakek dan kedua cucunya,dan mereka hidup hanya bergantung pada ladang dan bermata pencaharian mencari ikan disungai.dikampung Lubuk Damai terkenal banyak ikan jadi pergilah mereka kesungai untuk mencari ikan,setelah mereka mencari ikan nenek dan kedua cucunya membersihkan kan ikan itu dan neneknya bercanda kepada cucunya dan melemparkan ikan itu kekemaluan cucunya dan mereka menertawakan nya dan kakek yang lagi mencari ikan diseberang pun ikut tertawa melihat ulah mereka tersebut,lalu datang lah hujan disertai petir yang sangat kuat,beberapa menit kemudian mereka merasa tidak enak dan mereka semua menjadi batu dan sampai rumah mereka pun menjadi batu. Dan sampai sekarang pun batu tersebut masih ada legendanya sampai sekarang. Setiap orang yang melewati lubuk tempat nenek,kakek dan kedua cucunya menjadi batu orang yang pertama kali melewati lubuk tersebut harus mencuci muka dengan air yang tepat ditengah-tengah lubuk tersebut,kalau tidak mencuci muka orang tersebut akan langsung sakit demam. Batu tersebut akan tampak terlihat jika kemarau panjang dan orang-orang sering kali mencari ikan didekat batu itu,karena terkenal banyak ikan nya. Tetapi batu tersebut jika terkena air tuba akan hujan dan jika disiram dengan air biasa akan mengakibatkan hujan juga,biasa dilakukan pada saat kemarau panjang didekat batu tersebut ada sungai yang bernama Sungai Sentirung, kenapa disebut dengan Sungai Sentirung? Pada suatu hari warga Lubuk Damai mencari ikan kesungai dengan cara dituba dan mereka pun masing-masing mencari ikan yang sudah tertuba tersebut,ada seorang pria mencari ikan dengan cara menyelam dan temannya tersebut tidak tahu kalau itu temannya yang lagi menyelam dia mengira bahwa yang didalam air itu adalah ikan dan temannya tersebut langsung menombak temannya sendiri. Setelah dia menombak temannya barulah dia sadar kalau yang dia tombak itu teman nya sendiri dan temanya meninggal diteampat sungai tersebut. Ditebing sungai tersebut terdapat Pohon Kawi yang sangat besar dan temannya tersebut diletakkan begitu saja dipohon tersebut dan pohon itu sangat terkenal keramat diDesa Lubuk Damai. Dan sampai sekarang Pohon Kawi tersebut sudah rapuh dan sampai sekarang masih berdiri tegak meskipun sudah rapuh.

tugas D7

Posted by : efa safitri 0 Comments
►

- Copyright © efa safitri - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -